BANGKA BARAT_ Pergantian Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Barat telah sesuai mekanisme dan ketentuan juga tahapan dan rekomndasi dari Badan Kepegawaian Negara.
Jabatan Sekda yang semula dijabat Muhammad Soleh berpindah ke Abimayu selaku Plt. Sekda hingga adanya ketetapan Pj.Sekda maupun Sekda definitif.
“Jadi kan Pak Sekda ini, Pak Sholeh kan sudah lebih dari 5 tahun, berdasarkan Undang-Undang ASN, kalau sudah lebih dari 5 tahun itu wajib dilakukan evaluasi. Dan kita sudah melakukan evaluasi melalui panitia seleksi, tentunya dari Pansel itu merekomendasikan ke Bupati Bangka Barat untuk dilakukan penyegaran,” jelas Markus selaku Bupati Bangka Barat, di Gedung BKPSDM Babar, Jumat (10/4/2026) sore.
“Kan Plt dulu, nanti ada proses selanjutnya. Nanti kan bisa juga PJ kan, bisa juga nanti dibuka lagi kan untuk definitif, seperti itu,
Nanti dibuka lelang kalau definitif, dibuka lelang,” lanjutnya.
Sesuai hasil penetapan pansel, M. Soleh dijelaskan Markus mutasi menjabat Kepala Dinas Perikan Kabupaten Bangka Barat.
“Hasil rekomendasi itu kan diberikan ke dinas, salah satu dinas yaitu Dinas Perikanan, seperti itu, intinya penyegaran,” ujarnya.
Markus juga menegaskan akan adanya pembukaan leleang jabatan bagi Kepala Dinas yang telah memenuhi syarat
“Karena Sekda itu penting karena dia sebagai top leader-nya ASN ya, gitu kan. Jadi dia harus bisa membantu Pak Bupati untuk memajukan Bangka Barat, itu yang terpenting,” tukasnya.
Adanya upaya berkoordinasi ke Provinsi Bangka Belitung diakui Markus telah dilakukan kendati hasil akhir M.Soleh tetap memilih mengabdi di Bangka Barat.
” Tanya beliaulah kenapa tidak ke provinsi. Pak Bupati sudah membantu melakukan komunikasi dengan Gubernur, tapi kan hak beliau, kembali ke beliau. Kalau eselon 2A kan cuma satu di Bangka Barat, cuma Sekda. Kita tidak bisa paksa, itu kan kemauan dia sendiri. Ya mungkin beliau hendak pensiun di sini.” Tutupnya.


