TARGETJURNALIS_BANGKABARAT_ Setelah meninggalnya warga Dusun VI RT. 003, RW.001 Desa Belo Laut karena terpapar virus Covid19 dan menyebabkan 10 orang lainnya tertular berdasarkan hasil tracking, maka Kapolres Bangka Barat beserta Tim gugus tugas menutup akses jalan menuju area tersebut, Selasa (6/7/2021) malam.
Pernyataan lockdown tersebut dinyatakan setelah warga setempat semakin banyak terpapar virus mematikan tersebut melalui cluster undangan pesta sebelumnya.
Pemantauan terlihat di rumah-rumah yang terpapar virus oleh anggota polres Babar dipimpin Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto yang terjun langsung ke lokasi memberikan pengarahan kepada warga setempat.
Kapolres menegaskan pembatasan pelaksanaan kegiatan ibadah di masjid/mushollah dengan sementara dilakukan di rumah masing-masing, serta jam malam diberlakukan hingga pukul 20.00 wib.
” Nanti kita periksa orang yang lewat benar – benar tidak boleh masuk ke sini. Disini masih masih bisa keluar yang esensial itu yang kegiatan ekonomi penting, yang kerja tapi yang kerjaannya yang nggak ngumpul – ngumpul. Kalau jualan tapi nggak ngumpul boleh,” jelasnya
Kapolres juga tidak mengizinkan warung untuk buka, kecuali yang menjual bahan pokok serta warung nasi yang tidak melayani makan ditempat, melainkan dibawa pembeli untuk dimakan dirumah. Juga Pemberlakuan swab bagi pekerja.
” Yang nggak penting silahkan di rumah untuk jaga kesehatan bersama lah supaya kita nggak nulari atau tertular yang lain. Beli kebutuhan sehari – hari tetap boleh,” imbuhnya
Bagi yang warga yang tidak mempunyai kegiatan penting, Kapolres meminta untuk menahan diri tetap berada di rumah saja.
” Kita perhatikan betul – betul minimal ada perhatian dan tidak dianggap ini hal yang biasa – biasa aja, kita memang ada yang terinfeksi kemudian menular. Kita sudah lakukan tracing,” tukasnya
Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus melakukan patroli, terutama bagi masyarakat yang terinfeksi, demi untuk kepentingan bersama.


