BANGKA BARAT — Bupati Bangka Barat, Markus, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pihak sekolah. Orang tua dituntut untuk mengambil peran aktif dalam membentuk karakter anak sejak dari rumah.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Markus saat meninjau hari kelima Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di PAUD Kencana, Desa Pelangas, dan PAUD Aster, Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Jumat (17/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Markus menyoroti keprihatinannya terhadap fenomena sebagian orang tua yang terkesan acuh tak acuh dan membiarkan anak bermain tanpa pengawasan selepas jam sekolah. Ia juga mengingatkan dampak buruk membiarkan anak terbiasa menatap layar ponsel (gadget) terlalu lama.
Dia juga mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua dì rumah dalam membimbing dan memantau tumbuh kembang anak, bukan hanya tugas guru semata di sekolah.
“Jangan hanya menyerahkan pendidikan anak kepada guru, karena ini bukan tanggung jawab guru semata, tetapi juga tanggung jawab orang tua. Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibandingkan di sekolah, jangan sampai mereka dibiarkan begitu saja.” Ujarnya.
Menurutnya, penanaman karakter jauh lebih efektif jika dimaksimalkan pada usia dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang rajin, rukun, taat kepada guru, serta siap menyongsong masa depan.
Kunjungan monitoring ini turut dihadiri Sekretaris Disdikpora Bangka Barat, Kabid PAUDDIKMAS, Ketua Pokja Bunda PAUD Rusmala Yusderahman, jajaran Bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa, hingga para kepala desa setempat.


