TARGETJURNALIS_BANGKA BARAT_ Komandan Komando Distrik Militer 0431/Babar, Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa,S.Sos sebagai Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Bangka Barat melaksanakan Vicon Rakor Evaluasi PPKM Mikro dan Kegiatan Jelang Idul Fitri 1442 H/ 2021 M, dipimpin Pangdam II/Swj di Ruang kerja Dandim 0431/Babar, Senin (26/4/2021)
Kegiatan dilaksanakan sesuai instruksi Mendagri Nomor 9 Tahun 2021 tanggal 19 April 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan covid19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid19 dan telegram Panglima TNI Nomor TR/313/2021 tanggal 5 April 2021 tentang pelaksanaan operasi penanganan Covid19 dan PPKM Skala Mikro.
Dandim 0431/Babar dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa hasil pertemuan Forkopimda dan instansi terkait di kecamatan Jebus, yang merupakan salah satu wilayah yang mengalami peningkatan kasus covid19, menghasilkan beberapa kebijakan.
” Pertama tidak menutup tempat ibadah, namun tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan memakai masker menjaga jarak, baik yang berada di zona merah maupun di zona orange. kedua TNI Polri dan Pol PP tetap melaksanakan pendampingan dengan pihak Puskesmas untuk mentracking masyarakat yang diduga positif, ketiga melaksanakan karantina mandiri dengan memisahkan anggota keluarga yang belum terkonfirmasi dengan yang positif, keempat pemerintah daerah masih membutuhkan dukungan dari Babinsa dan bhabinkamtibmas untuk melaksanakan penekanan kepada masyarakat tentang penggunaan masker dan jaga jarak di tempat umum, khususnya pasar dan tempat-tempat ibadah,” ungkapnya
Dandim 0431/Babar juga mengungkapkan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Camat, Kepala Puskesmas dan Tokoh Masyarakat untuk memetakan penderita covid19 yang ada disuatu wilayah.
” Memisahkan yang terpapar dan tidak dalam satu rumah dengan yang keluarga yang sehat, menyiapkan posko dan tempat karantina terpusat di masing-masing desa, membuat dapur umum, penyiapan sembako kepada masyarakat yang terkena karantina mandiri ataupun terpusat, memasang stiker dan memerintahkan kepada Babinsa untuk melaksanakan patroli bersama dengan bhabinkamtibmas dan Pol PP yang ada di kecamatan, melaksanakan pemeriksaan kepada masyarakat dengan menggunakan GeNose atau swab Antigen yang diutamakan kepada lansia dan masyarakat yang kurang sehat yang dilakukan secara acak oleh tenaga kesehatan, masyarakat yang kurang sehat akan dipantau dan diperiksa,” paparnya
Hal lainnya dijelaskan Dandim 0431/Babar, bahwa telah didirikannya posko PPKM baik di Kabupaten maupun tersebar di kecamatan.
” Pada saat ini kami mendirikan posko PPKM yang terdapat tempat karantina terdekat, sehingga dapat melakukan pemantauan, kita memiliki 24 posko yang terbagi dari tiga Koramil,
Adapun posko PPKM di kabupaten secara terpusat menggunakan Perumahan Pemda sebanyak 10 unit, 1 rumah 4 orang, dengan daya tampung ada 40 orang,” pungkasnya (PS)


