TARGETJURNALIS_BANGKA BARAT_ Akibat penambangan liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di hutan bukit Menumbing sehingga mengakibatkan Air Perumdam Tirta Sejiran Setason tercemar.
Di sela kesibukannya, Direktur Perumdam Tirta Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat kepada media OkeyBoz, Rabu (5/5/2021) malam mengungkapkan
” Kami baru menemukan air yang tercemar, didapati airnya keruh, seharusnya airnya bening. Diperkirakan ada orang melimbang, aliran airnya masuk ke kolong, ke sumber air Perumdam yang tadi baru diketahui saat personil naik ke atas, sampai sore baru keluar, karena daerahnya curam dan susah untuk dilalui,” ungkapnya
Najamuddin mengatakan diperkirakan pelaku melakukan penambangan di hulu aliran air Perumdam, sangat disayangkan pelaku belum dapat ditemukan, daerah yang cukup curam dan personil Perumdam masih menjalankan ibadah puasa ramadhan sehingga pihaknya sedikit kesulitan.
” Tadi baru naik personil PDAM belum ada yang mendampingi, tidak ketemu pelakunya tapi melihat airnya keruh dan personil kelelahan karena awalnya naik dari bawah, tidak sanggup naik ke atas lagi dan mengingat sudah terlalu sore dan kondisi puasa akhirnya memutuskan kembali,” tukasnya
Disebutkan Najamuddin, ia telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait, diantaranya Satpol PP dan BLHD.
” Tadi langsung lapor sama Pak Sidharta (Kepala Satpol PP), Saya sudah koordinasikan dalam hal ini penegak Perda Satpol PP, besok mereka akan ke kantor PDAM dan akan ke lapangan bersama-sama, dalam hal ini juga dinas BLHD terkait Tahura,” pungkasnya (RP1)


