TARGETJURNALIS_BANGKABARAT_ Komunitas Anak Mentok Punye Gawe (AMPeGe) melaksanakan Bazar yang digelar selama 8 hari di Lapangan Gelora Muntok, Minggu – Minggu, tanggal (24 s.d 31/10/ 2021)
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Tim Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Bangka Barat yang telah diawali dengan pemaparan kegiatan oleh Ketua Panitia Pelaksana, Ika Indriani Sari dan Pengurus AMPeGe guna menjadikan Bazar tersebut menjadi percontohan untuk event yang serupa dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta pelaksanaan vaksinasi di tempat bagi pengunjung yang belum melaksanakan vaksin.

Selaku Ketua Pelaksana Kegiatan, Ika Indriani mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan Bazar tersebut dapat dilaksanakan, terutama kepada Pemkab Bangka Barat, Kapolres Bangka Barat, Dandim 0431/Bangka Barat, Kajari Babar, Danpos AL, Tim Gugus Tugas Covid19 Babar,Puskesmas Muntok, PMI, Pramuka, serta semua Tim yang terlibat.
Saat dikonfirmasi awak media di sela-sela kegiatan Ketua AMPeGe, Bahara menjelaskan tujuan dilaksanakan kegiatan Bazar.
“Kegiatan Kami dari Anak Muntok Punye Gawe mengadakan Bazar untuk meningkatkan perekonomian Usaha Kecil Menengah (UKM), dilaksanakan karena banyak permintaan dari masyarakat yang kurang hiburan,” ujarnya

Penerapan protokol kesehatan dikatakan Bahara menjadi syarat penting dalam pelaksanaan kegiatan dan akan terus dipantau oleh tim yang diturunkan.
“Jadi kami menerapkan protokol kesehatan dengan cara memakai masker dan setiap penjual menyiapkan cuci tangan dan setiap pintu keluar masuk itu ada yang memeriksa hasil vaksin. Bagi yang tidak bisa menunjukkan kartu vaksin kemungkinan tidak kita izinkan masuk,” jelasnya
Bahara berharap kegiatan tersebut berjalan lancar dengan menggeliatnya perekonomian di Bangka Barat, khususnya di Kota Muntok.
“Harapannya dengan adanya Bazar, perkonomian Muntok akan lebih baik untuk kedepan. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat-sangat mendukung, responnya sangat bagus. Pedangangnya sangat senang, alhamdulillah biasanya yang kurang pendapatannya, sekarang dapat meningkat,” bebernya

Terpisah, Maryana (49) penjual nasi goreng mie goreng tek tek dan roti canai di lokasi Bazar mengungkapkan rasa syukurnya dengan pelaksanaan Bazar tersebut, adanya peningkatan penghasilan, padahal baru dibuka 1 malam.
“Senanglah daganganya ada peningkatan, Alhmdulillah agak ramai. InsyaAllah optimis banyak pembeli. Untuk pendapatan belumlah karena baru buka, baru naik 50 persen, kalau biasa sepi dapatlah 200 ribu lebih,” pungkasnya

