TARGETJURNALIS_BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memulai gerakan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga melalui Deklarasi Pengelolaan Sampah di Desa Air Limau, Jumat (26/6/2026).
Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, menekankan bahwa kunci kebersihan lingkungan adalah perubahan pola pikir masyarakat untuk mengelola sampah langsung dari sumbernya, bukan sekadar mengandalkan pengangkutan ke TPA.
Pemkab menargetkan pengurangan sampah sebesar 30% dari sumbernya pada tahun ini. Penggunaan komposter, pembuatan lubang biopori, dan pembentukan bank sampah di setiap lingkungan.
Tim Penggerak PKK dilibatkan sebagai motor penggerak utama dalam menyosialisasikan pemilahan sampah di keluarga. dengan peran Camat, Lurah, dan Kepala Desa diinstruksikan segera membentuk kader bank sampah di setiap wilayah untuk memastikan gerakan ini berkelanjutan.
“Bersih itu sehat, bersih itu berkah. Kita ingin menjadikan setiap rumah sebagai bank sampah mini,” ujar Yus Derahman.


