TARGETJURNALIS_ BANGKA BARAT – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat membuktikan komitmennya dalam regenerasi pemuda pemudi penggerak budaya.
Hal ini ditunjukkan melalui suksesnya pergelaran Grand Final Pemilihan Bujang Dayang Bangka Barat 2026 yang mengusung tema mendalam: “The Living Heritage: Penjaga Alam, Pewaris Adat”.
Tema besar tahun ini membawa misi khusus bagi para finalis. Mereka tidak hanya dituntut memiliki standar klasik brain, beauty, and behavior, melainkan juga wajib mengambil peran sebagai promotor, educator, sekaligus benteng pertahanan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan warisan adat lokal.
Asisten II Setda Kabupaten Bangka Barat, Heru Warsito, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak menyurutkan langkah pemerintah untuk mencetak generasi muda yang sadar akan potensi dan tantangan daerahnya.
“Melalui tema ‘The Living Heritage. Penjaga Alam, Pewaris Adat’, Bujang dan Dayang Bangka Barat nantinya diharapkan mampu menjadi promotor, educator dan sekaligus menjaga warisan kekayaan daerah Bangka Barat,” ungkap Heru, Kamis (25/6/2026) malam.
Melalui wadah Ikatan Bujang Dayang Bangka Barat, pemkab berharap para finalis yang telah tersaring ketat dari ratusan pendaftar ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah.
Mereka diharapkan menularkan semangat positif kepada generasi muda lainnya agar mampu membawa Kabupaten Bangka Barat menjadi daerah yang lebih maju dan bermartabat.


