BANGKA BARAT — Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangka Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Daerah di Gedung Aula Batu Rakit BKPSDMD Bangka Barat, Rabu–Kamis (22–23/7/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 40 guru jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bangka Barat ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangka Barat, Marihot Simanjuntak, S.H. Pembukaan acara tersebut turut dihadiri oleh Kabid GTK Henky Wibawa, M.Pd., Kasi GTK SD Edwin Agustin, M.Pd., serta Kasi GTK SMP Bumaisyaroh, S.Kom.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Afriyendi Gusti, S.S., M.Hum., menekankan pentingnya peran pendidik dalam menjaga kelestarian bahasa lokal.
“Revitalisasi bahasa daerah merupakan upaya strategis dalam menjaga, melestarikan, dan mewariskan bahasa daerah kepada generasi muda melalui peran aktif dunia pendidikan. Guru sebagai pengajar utama diharapkan mampu mengintegrasikan pembelajaran bahasa daerah secara kreatif dan berkelanjutan di satuan pendidikan,” ujar Afriyendi Gusti.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta dibekali penguatan materi terkait strategi pembelajaran, metode pengajaran, serta implementasi program revitalisasi bahasa daerah di sekolah. Materi tersebut disampaikan langsung oleh para narasumber, yaitu Suryan Masrin, Lola Handhiana, Mariana, dan Drs. Darmo.
Melalui bimtek ini, para guru diharapkan memiliki kompetensi kuat sebagai pengajar utama sehingga mampu menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap warisan bahasa dan budaya lokal sejak dini di Kabupaten Bangka Barat.


