TARGETJURNALIS_BANGKA BARAT – Pemerintah Kota Pangkalpinang mencatat peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2025 sebagaimana disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, dalam rapat paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Senin (4/5/2026).
“Dari target ke realisasi terjadi peningkatan sekitar 107 persen. Justru yang menurun adalah transfer dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan upaya kemandirian daerah dalam mengelola keuangan, meskipun di sisi lain terjadi penurunan signifikan dana transfer dari pusat.
Selain itu, realisasi belanja daerah juga menunjukkan capaian yang dinilai baik, dengan sebagian besar indikator berada di atas 90 persen.
“Baik di bidang sarana prasarana, pendidikan, maupun kesehatan, semuanya di atas 90 persen dan dinilai baik secara akuntabilitas,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah kota mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya tingkat pengangguran yang masih relatif tinggi.
“Pengangguran terbuka kita masih sekitar 5 persen, ini masih di atas rata-rata nasional dan menjadi pekerjaan rumah ke depan,” katanya.
Dalam upaya meningkatkan kinerja, Pemkot Pangkalpinang akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi DPRD sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.
“Saya telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti catatan DPRD secara serius, terukur, dan terencana,” tegasnya.
Pemerintah kota juga menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penguatan digitalisasi pelayanan serta pengajuan program pembangunan ke pemerintah pusat, di antaranya pembangunan Sekolah Rakyat, infrastruktur jalan, hingga sistem penyediaan air bersih.
“Kita sudah siapkan lahan sekitar 8 hektar untuk Sekolah Rakyat dan siap untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh program yang diusulkan dapat direalisasikan guna mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


