BANGKA BARAT_ Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) bukan sekadar Majelis Taklim tetapi memiliki program-program pemberdayaan masyarakat dan pendidikan keagamaan yang bermanfaat untuk lingkungan anggota dan juga masyarakat, bangsa, dan negara.
Hal tersebut diungkapkan oleh Dwi Aryani Zuhri selaku Ketua BKMT Kabupaten Bangka Barat usai dilantik sebagai Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim Kabupaten Bangka Barat Periode 2025-2030 di Gedung Graha Aparatur Pemda Bangka Barat, Senin (15/6/2026).
“Program kerja pendeknya BKMT membentuk dan melantik PC-PC se-Kabupaten Bangka Barat. Lalu membentuk Permata tingkat, tingkat desa, BKMT tingkat desa, serta melaksanakan program-program yang sudah memang kita gulirkan ke tiap bidang,” jelasnya.
Dwi Aryani juga menjelaskan pihaknya akan melakukan pendataan jumlah Majelis Taklim yang ada di Bangka Barat serta memberdayakannya dengan singkronisasi kegiatan yang ada di Kemenag Bangka Barat.
“Memang sekarang ini sudah di bawah Kemenag. Jadi kita merupakan perpanjangan salah satu programnya Kemenag untuk membentuk BKMT ini. Legal-nya kita juga ada SK dengan Kemenag. Semoga program-programnya menyentuh pada masyarakat, utama dalam pendidikan keagamaan yang berkelanjutan,” paparnya.

BKMT yang memiliki visi misi syiar agama ini disebutkan Dwi Aryani memilki berbagai program aktif yang akan segera dicanangkan.
“Kita punya program perlindungan pada anak-anak dan perempuan, advokasi anak dan perempuan. Kita juga punya pilar ekonomi untuk ibu-ibu majelis taklim yang bisa berdayala bukan cuma sekadar ngaji, tapi bisa bermanfaat luas untuk masyarakat di sekitarnya,” tegasnya.
Terakhir, Ketua BKMT yang sekaligus dikenal sebagai Notaris dan PPAT tersebut berharao seluruh program-program BKMT dapat berjalan dan menyentuh langsung kepada masyarakat.
“Majelis taklim ini, karena organisasi sosial kemasyarakatan, yang langsung menyentuh pada masyarakat. Sehingga apa pun yang kita gulirkan program-program kegiatan diharapkan bisa bersinergi juga dengan program-program pemerintah dan juga dapat bekerja sama dengan stakeholder terkait. Intinya bisa membantu pemerintah dalam menyukseskan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.


